Langsung ke konten utama

Babak 16 Besar Kratingdaeng Piala Indonesia, Persib VS Arema


BANDUNG – Persib Bandung akan menjamu Arema FC pada leg pertama babak 16 besar Kratingdaeng Piala Indonesia di Stadion Jalak Harupat, Senin (18/2/2019). 

Jika dilihat dari sejarah pertemuan di ajang tersebut, Maung Bandung patut waspada, mengingat mereka pernah disingkirkan Arema dengan agregat 2-3 pada perempat final edisi 2010. Takluk 0-3 di Malang, Persib hanya mampu membalasnya dengan kemenangan 2-0 di Tanah Pasundan. 
 
Selain itu, Singo Edan juga memiliki tradisi bagus di Piala Indonesia karena sudah berhasil dua titel juara. Sejauh ini, mereka menjadi tim kedua terbanyak pengoleksi gelar setelah Sriwijaya FC (tiga piala). 

Namun, Pelatih Persib Miljan Radovic tetap optimistis menatap laga nanti. Ditambah lagi, pada dua laga terakhir di Piala Indonesia, Febri Haryadi dkk tak pernah kebobolan. Duel terbaru melawan Persiwa Wamena pada leg kedua babak 32 besar, mereka mampu menang telak 7-0. 

“Kami siap bermain, karena ini momentum yang bagus sebelum menjalani pertemuan kedua di Malang (Jumat, 22/2/2019). Pada sesi latihan, semua pemain menunjukkan performa luar biasa. Mereka sudah mempersiapkan diri meraih kemenangan,” kata Radovic dilansir laman resmi klub. 

Sayang, pada laga nanti Persib tak bisa diperkuat dua pilarnya yaitu bek Supardi Nasir dan striker Ezechiel N’Douassel. Nama pemain yang disebutkan pertama diparkir karena tengah dalam masa pemulihan setelah sakit. 
 
Kemudian N’Douassel masih dalam perjalanan ke Bandung setelah beberapa hari lalu mudik ke kampung halamannya Chad karena sang ibunda meninggal dunia. 

Beralih ke kubu tim tamu, Pelatih Arema Milomir Seslija sangat antusias menatap laga nanti. Menurutnya, duel melawan Persib membuatnya tertantang karena harus menghadapi tim besar di depan ribuan Bobotoh, suporter fanatiknya.  
 
Selain itu, Singo Edan juga harus bermain hati-hati mengingat mereka tak pernah menang atas Persib pada lima pertemuan terakhir di liga (1 kalah dan 4 imbang). Terbaru, September lalu mereka dikandaskan Persib dengan skor 0-2. 
 
“Ini seperti laga Derbi dengan motivasi lebih besar. Jelas berbeda. Akan ada atmosfer yang bagus juga. Ini adalah pertarungan mental. Kami akan bekerja maksimal dan berharap mendapat hasil positif,” ujar Milo. 
 
PERKIRAAN PEMAIN 
PERSIB BANDUNG (4-3-3) 
M. Natshi; Ardi Idrus, Bojan Malisic, Indra Mustafa, Henhen; Kim Jeffrey Kurniawan, Srdjan Lopicic, Abdul Aziz; Wildan Ramdani, Febri Hariyadi, Esteban Vizcarra 
Pelatih: Miljan Radovic 
 
AREMA FC (4-3-3) 
Utam Rusdiana; Arthur Cunha, Hamka Hamzah, Johan Farizi, Ricky Akbar Ohorella; Hendro Siswanto, Jayus Hariono, Makan Konate; Nasir, Robert Lima, Dedik Setiawan 
Pelatih: Milomir Seslija 
 
LIMA PERTEMUAN TERAKHIR

13/09/2018

Liga 1

Persib vs Arema

2-0

15/04/2018

Liga 1

Arema vs Persib

2-2

12/08/2017

Liga 1

Arema vs Persib

0-0

15/04/2017

Liga 1

Persib vs Arema

0-0

18/12/2016

ISC A

Arema vs Persib

0-0

di Februari 17, 2019


Tidak ada komentar:


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jumlah Urine di Kolam Renang Umum Setara Dengan 20 Galon: Bisa Akibatkan Iritasi Mata Hingga Masalah Pernapasan

I nspirasi –  Kolam renang  umum sering didatangi saat seseorang atau sebuah keluarga yang tak memilikinya di rumah. Sayangnya, laiknya tempat umum lainnya,  kolam renang  umum juga berarti digunakan banyak orang dan tentunya tidak bersih. Walau petugas rutin membersihkan  kolam renang , tak membuat  kolam renang  umum tersebut menjadi steril. Salah satu hal yang sering dipermasalahkan soal  kolam renang  umum adalah  u rine . Ya, terkadang ada saja orang yang buang air kecil di kolam renang umum. Melihat hal ini, para peneliti dari Kanada melakukan sebuah penelitian untuk melihat berapa banyak kandungan urine dalam sebuah kolam renang. Dilansir dari  n ational geographic .grid.id pada Rabu (20/2/2019), para peneliti akan memanfaatkan pemanis buatan yang disebut  acesulfame pottasium  (ACE) yang terkandung dalm beragam produk makanan. Menurut mereka, satu kolam menampung 110.000 galon air, atau sekitar...

GUBERNUR Papua, Lukas Enembe, membuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkena denda adat Rp 10 triliun. 

Gubernur Papua Lukas Enembe usai dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/9/2018).  Jakarta -Ya, KPK dinilai masyarakat adat Papua berupaya melakukan kriminalisasi dan pembunuhan karakter terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe dan jajarannya.  Masyarakat adat Papua yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Bersatu Bela Papua menjatuhkan sanksi berupa denda adat kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebesar Rp 10 Triliun. KPK dinilai oleh masyarakat adat Papua telah berupaya melakukan kriminalisasi dan pembunuhan karakter terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe dan jajarannya. Pembunuhan karakter itu dilakukan pegawai KPK dalam peristiwa di Hotel Borobodur, Sabtu (2/2/2019) lalu. Peristiwa itu berujung pelaporan dugaan pengeroyokan pegawai KPK oleh pegawai Pemprov Papua. Saat itu penyelidik KPK berupaya melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhada...

SELURUH PENGURUS GIBAS HADIRI DEKLARASI JOKOWI-AMIN

Gibas Resort Kabupaten Bekasi, Gelar Deklarasi Dukung Jokowi -Amin Kedung Waringin – Bekasi: Anggota Gibas Resort dari penjuru Kabupaten Bekasi, berbondong-bondong datang menghadiri Deklarasi Dukungan Gibas Resort Kabupaten Bekasi, Minggu 17 Maret 2019. “Acara Deklarasi dukungan Gibas Resort Kabupaten Bekasi di mulai pukul. 10.00 Wib, sampai jam 13.00 Wib, hadir dalam acara Deklarasi Ketua Gibas Resort Kabupaten Bekasi Riden Bahrudin. Dalam sambutannya Riden Bahrudin,” meminta pada seluruh anggota Gibas Resort Kabupaten Bekasi untuk berkomitmen dalam rangka memenangkan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Jokowi-Amin. Ungkap Riden Bahrudin Riden Bahrudin menambahkan, komitmen Gibas Resort Kabupaten Bekasi, telah di buktikan dengan adanya Deklarasi ini, jadi Gibas Seluruh Kabupaten Bekasi adalah Jokowi -Amin, dan Gibas Kabupaten Bekasi adalah No.Satu pokonya Ok. Kata Riden Bahrudin. Kabupaten Bekasi adalah salah satu daerah di provinsi Jawa Barat yang berpenduduk terbesar k...